Di matamu
masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan
hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak
tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau
tetap tabah...
Meski
nafasmu kadang tersengal
memikul
beban yang makin sarat
kau tetap
bertahan...
Engkau telah
mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput
tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang
dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus
dan terbungkuk...
Namun
semangat tak pernah pudar
meski
langkahmu kadang gemetar
kau tetap
setia...
Ayah, dalam
hening sepi kurindu
untuk menuai
padi milik kita
Tapi
kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang
banyak menanggung beban...
Engkau telah
mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput
tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang
dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus
dan terbungkuk hm…
Namun
semangat tak pernah pudar
meski
langkahmu kadang gemetar
kau tetap
setia...
***
Sebuah lirik
lagu favoritku yang mengingatkan aku pada seorang yang tak tergantikkan dalam
hidupku...
sebuah lagu
karya Ebiet Ghofar Bin Abu Djakfar...yang mungkin sudah lekat dalam ingatanku
sedari SD...
***
Kalau ada
laki-laki di dunia ini yang menjadi teladan setelah Rasulullah dan para nabi,
dia adalah Ayahku...
Lelaki
tangguh yang menularkan semangat hidup kedalam diriku,
mematri
keberanian dalam dadaku...
mengajarkan
kepadaku tentang arti tanggung jawab...
mengenalkan
kepadaku tentang arti islam dengan melafatkan adzan ditelingaku ketika aku
dilahirkan...
***
aku begitu
mencintai beliau dan mengaguminya...
***
Sekarang aku
baru sadar peran beliau yang sesungguhnya,
Ayahku yang
selama ini bergelut dengan panas dan terik matahari, demi melihat anak-anaknya
bisa makan dengan kenyang dan berangkat ke sekolah dengan wajah yang ceria...
Bisa setiap
hari membawa uang saku yang menurutku sangat kecil...tapi baru aku sadari
betapa sulit beliau mendapatkannya...
***
Aku selalu
teringat pesan beliau...
" Mas, nak Atine jenu nyedak marang sing Kuasa...lan aja lali ngaji
Al-Qur'an ne..."
inilah pesan
beliau yang selalu aku ingat sampai sekarang...
***
Jadi
teringat akan sebuah artikel di majalah "MA"
"Arti sayang
seorang anak kepada ibu bapaknya bukan semata-mata kiriman uang...
tetapi arti
sayang seorang anak kepada ibu bapaknya ialah dengan do'anya,
supaya
keduanya mendapat tempat terbaik disisi Allah..."
***
Ya Allah...
semoga hamba
termasuk anak sheleh seperti apa yang diharapkan orang tua...
yang mana
doa anak sholeh tidak akan terputus walaupun keduanya telah tiada...
"Amien
ya Rabbal alamin..."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar