Bumi Allah, 20 januari 2011
02:00; ketika sms darinya tidak lagi muncul di layar hand
phoneku…
Kangen…
Mungkin ini yang kurasakan saat ini. Ketika bintang begitu
gembirakarena dapat bercengkrama dengan bulan dikesunyian malam, aku justru sendiri
memetung dalam dinginnya udara malam…
Haru…
Apa iya aku terharu…
Seharusnya aku senang karena nasehatku akhirnya benar-benar
ia laksanakan.
Sedih…
Karena mungkin aku tak akan bisa seperti dulu lagi bersama
sang bintang. Sang bintang kini telah memiliki pendamping hidup yang
ditakdirkan oleh Allah untuknya. Menyempurnakan separuh dari agamanya. Belajar
tentang kedewasaan yang belum pernah aku lihat dari sang bintang…
ENTAHLAH…
Pikirangku entah mengapa mengajak pada suatu waktu di rabu,
08 september 2010, ketika sang bintang tiba-tiba sms ngajak untuk kelua
jalan-jalan…dia bilang “Boring” di rumah
terus…
“dasar anak Jakarta” batinku dalam hati…
Akhirnya akupun nurut aja apa kata dia.
Satu yang aku syukuri, ternyata sang bintang tidak lagi
marah padaku tentang kesalahpahaman yang terjadi beberapa bulan yang lalu…
Aku jadi tersenyum mengingat kejadian itu, ketika dia
tiba-tiba sms masalah pribadinya padaku…
Dia bilang lagi pusing…! Lalu aku kasih solusi, eh malah
dianya salah paham padaku dan akhirnya untuk beberapa hari dia tak lagi curhat
masalah pribadinya padaku…
ENTAHLAH…
Padahal aku ingin yang terbaik untuknya, tetapi dia salah
menerka.
Yach…mungkin dia butuh waktu untuk berpikir…dan aku yakin
semuanya akan kembali seperti dulu lagi.
SEMOGA SAJA…
Aku kembali terkenang masa-masa jauh sebelum aku mengenal
apa itu cinta…yach walaupun sampai sekarangpun aku tidak tahu apa itu cinta…
Sesuatu yang entah harus kusyukuri atau apa…
Dia itu sepupuku…
Sepupu dari pihak ayahku tepatnya…
Anaknya baik…cantik…dan…
Cewek yang lahir pada
29 agustus 1992 yang lalu ini dilahirkan
dari keluarga yang berkecukupan menurutku.
Dulu…
Ada rencana kalo ia mau sekolah di magetan…tapi entah kenapa
rencana itu tidak pernah terealisasi.samapi sekarang ia masih saja tinggal di Jakarta.
Mungkin karena itulah aku kurang dekat dengan dia…malah ada
cerita lucu,ketika ia pulang lebaran dengan keluarganya, aku tak pernah
berbincang dengannya… bahkan kalo ada dia aku lebih memilih menghindar.
Yach…memang naluri anak kecil, rasa malu yang berlebihan
membuat aku dan dia seperti ada jarak, walaupun dia itu sepupu aku sendiri…
Sesuatu yang akhirnya justru aku syukuri sampai sekarang,
karna kini aku tahu, walaupun kami saudara, kami bukan muhrim…jadi ada
batas-batas yang harus aku jaga.
ENTAHLAH…
Tapi setelah aku dewasa kini, Alhamdulillah aku semakin
akrab dengan dia. Dia sering sekali curhat…cerita…dan kalo ada masalah,
ujung-ujungnya minta solusi.
Sebuah kenangan masa lalu yang tak akan terhapus dalam
memori otakku yang kecil ini.
Kembalipada memori di hari rabu, 08 september 2010…
Kamipun akhirnya pergi ke alun-alun magetan.
Muter-muter nyari selendang buat dipakai di lebaran
keesokkan harinya…aku tersenyum dibuatnya.
Dalam hati aku berkata…” n**…n**…harusnya nyari jilbab bukan
selendang…!”
ENTAHLAH…
Mimpi kecil yang aku
berharap bisa terwujud…
Tapi satu yang aku syukuri…dia tak lagi marah padaku soal
solusi yang aku kasih kedia berapa bulan silam…yach…aku hanya berusaha menjadi
kakak yang terbaik untuknya.
Lalu…aku ingat waktu itu,
07 oktober 2010,09:16:27
Dia sms…
“Maz heri bln dpan tgl 11 n*** nikah…u dating kan?”
Aku kaget menerima sms itu…
Senang …terharu…sedih…takut…semua jadi satu.
Alhamdulillah dia sudah dewasa, dan ternyata dia melakukkan
solusi yang aku kasih kedia beberapa bualn yang lalu…
Aku bersyukur…
Finally…
Aku berharap…ketika aku bertemu dengan sang bintang kelak di
kemudian hari, aku melihat sang bintang tertutup oleh hijab yang aku yakin
justru akan memancarkan pesonanya jauh dari pada bintang-bintang yang
bertebaran….
Semoga aja…!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar