Kamis, 22 Maret 2012

kangen kamu...


Bumi Allah, 20 januari 2011
02:00; ketika sms darinya tidak lagi muncul di layar hand phoneku…

Kangen…
Mungkin ini yang kurasakan saat ini. Ketika bintang begitu gembirakarena dapat bercengkrama dengan bulan dikesunyian malam, aku justru sendiri memetung dalam dinginnya udara malam…

Haru…
Apa iya aku terharu…
Seharusnya aku senang karena nasehatku akhirnya benar-benar ia laksanakan.

Sedih…
Karena mungkin aku tak akan bisa seperti dulu lagi bersama sang bintang. Sang bintang kini telah memiliki pendamping hidup yang ditakdirkan oleh Allah untuknya. Menyempurnakan separuh dari agamanya. Belajar tentang kedewasaan yang belum pernah aku lihat dari sang bintang…
ENTAHLAH…
Pikirangku entah mengapa mengajak pada suatu waktu di rabu, 08 september 2010, ketika sang bintang tiba-tiba sms ngajak untuk kelua jalan-jalan…dia bilang “Boring”  di rumah terus…
“dasar anak Jakarta” batinku dalam hati…
Akhirnya akupun nurut aja apa kata dia.
Satu yang aku syukuri, ternyata sang bintang tidak lagi marah padaku tentang kesalahpahaman yang terjadi beberapa bulan yang lalu…
Aku jadi tersenyum mengingat kejadian itu, ketika dia tiba-tiba sms masalah pribadinya padaku…
Dia bilang lagi pusing…! Lalu aku kasih solusi, eh malah dianya salah paham padaku dan akhirnya untuk beberapa hari dia tak lagi curhat masalah pribadinya padaku…
ENTAHLAH…
Padahal aku ingin yang terbaik untuknya, tetapi dia salah menerka.
Yach…mungkin dia butuh waktu untuk berpikir…dan aku yakin semuanya akan kembali seperti dulu lagi.
SEMOGA SAJA…
Aku kembali terkenang masa-masa jauh sebelum aku mengenal apa itu cinta…yach walaupun sampai sekarangpun aku tidak tahu apa itu cinta…
Sesuatu yang entah harus kusyukuri atau apa…
Dia itu sepupuku…
Sepupu dari pihak ayahku tepatnya…
Anaknya baik…cantik…dan…
Cewek yang  lahir pada 29 agustus 1992  yang lalu ini dilahirkan dari keluarga yang berkecukupan menurutku.
Dulu…
Ada rencana kalo ia mau sekolah di magetan…tapi entah kenapa rencana itu tidak pernah terealisasi.samapi sekarang ia masih saja tinggal di Jakarta.
Mungkin karena itulah aku kurang dekat dengan dia…malah ada cerita lucu,ketika ia pulang lebaran dengan keluarganya, aku tak pernah berbincang dengannya… bahkan kalo ada dia aku lebih memilih menghindar.
Yach…memang naluri anak kecil, rasa malu yang berlebihan membuat aku dan dia seperti ada jarak, walaupun dia itu sepupu aku sendiri…
Sesuatu yang akhirnya justru aku syukuri sampai sekarang, karna kini aku tahu, walaupun kami saudara, kami bukan muhrim…jadi ada batas-batas yang harus aku jaga.
ENTAHLAH…
Tapi setelah aku dewasa kini, Alhamdulillah aku semakin akrab dengan dia. Dia sering sekali curhat…cerita…dan kalo ada masalah, ujung-ujungnya minta solusi.
Sebuah kenangan masa lalu yang tak akan terhapus dalam memori otakku yang kecil ini.
Kembalipada memori di hari rabu, 08 september 2010…
Kamipun akhirnya pergi ke alun-alun magetan.
Muter-muter nyari selendang buat dipakai di lebaran keesokkan harinya…aku tersenyum dibuatnya.
Dalam hati aku berkata…” n**…n**…harusnya nyari jilbab bukan selendang…!”
ENTAHLAH…
Mimpi kecil  yang aku berharap bisa terwujud…
Tapi satu yang aku syukuri…dia tak lagi marah padaku soal solusi yang aku kasih kedia berapa bulan silam…yach…aku hanya berusaha menjadi kakak yang terbaik untuknya.
Lalu…aku ingat waktu itu,
07 oktober 2010,09:16:27
Dia sms…
“Maz heri bln dpan tgl 11 n*** nikah…u dating kan?”
Aku kaget menerima sms itu…
Senang …terharu…sedih…takut…semua jadi satu.
Alhamdulillah dia sudah dewasa, dan ternyata dia melakukkan solusi yang aku kasih kedia beberapa bualn yang lalu…
Aku bersyukur…
Finally…
Aku berharap…ketika aku bertemu dengan sang bintang kelak di kemudian hari, aku melihat sang bintang tertutup oleh hijab yang aku yakin justru akan memancarkan pesonanya jauh dari pada bintang-bintang yang bertebaran….
Semoga aja…!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar