SEBETULNYA cita-cita saya amat sederhana....
Pertama, ingin bisa terus memperbaiki diri karena saya sadar bahwa tak ada yang paling berbahaya dalam hidup ini selain lalai dari kesalahan diri sendiri.
Kedua, saya ingin bisa mempersembahkan yang terbaik dari episode hdup ini, bermanfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia dan paradaban, yang bermakna bagi dunia dan berarti bagi akhirat nanti.
Pertama, ingin bisa terus memperbaiki diri karena saya sadar bahwa tak ada yang paling berbahaya dalam hidup ini selain lalai dari kesalahan diri sendiri.
Kedua, saya ingin bisa mempersembahkan yang terbaik dari episode hdup ini, bermanfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia dan paradaban, yang bermakna bagi dunia dan berarti bagi akhirat nanti.
Adapun diakhirat, walaupun malu dan
merasa amat hina untuk bercita-cita
seperti ini, saya ingin kalau pulang ke akhirat nanti bisa berjumpa dengan Allah
Yang Maha Agung yang menciptakan diri saya, yang mengurus diri saya setiap
waktu, yang menutupi lumuran dosa dan aib, yang selalu memberikan kesempatan
untuk bertaubat, yang menunjukkan jalan agar bisa pulang kepadanya.
Alangkah rindunya jikalau bisa berjumpa
kelak denga Dzat Yang Maha Sempurna segala kebaikan dan kasih sayang-Nya. Saya
tahu bahwa diri saya amat hina, rendah, berlumuran dosa, tapi cita-cita ini
tetap saya pelihara agar saya bersemangat untuk berbuat baik. Semoga Allah
menerima kebaikan yang sederhana ini dan mengabulkan suatu saat kelak bisa
berjumpa dengan-Nya.
Dan saya pun ingin sekali berjumpa dengan
Rosulullah tercinta, yang keteladanan dan pengorbanannya, menjadikan jalan
hidup saya terang benderang. Saya amat rindu menatap wajahnya yang mulia.
Amien ya rabbal ‘alamin……
Amien ya rabbal ‘alamin……
Inspirasi: Aa gym dalam buku "Aa gym apa adanya".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar