Bumi Allah,
13 Januari 2011
23:45,
ketika dengan jelasnya aku mendengar bait-bait lagu” TAKDIR CINTA”-nya Rossa…
CINTA…
Apa cih
sebenarnya arti cinta itu…?
Terkadang
dengan mudahnya orang mengatakkan cinta tanpa tahu makna dari cinta itu
sendiri. Dijalan…disekolah…dikampus…bahkan di media-media elektronik selalu
kita menemui kata cinta, tanpa kita sadari seandainya kita ditanya apa sih itu
cinta pasti berbagai macam jawaban ada padanya….!
Lalu
bagaimana dengan aku…? Tak taulah…aku sendiri juga masih bingung esensi dari
cinta itu seperti apa.
Tetapi…
Kalau boleh
berpendapat cih, aku rasa cinta itu sebuah VIRUS…
Yach.. VIRUS
tingkat tinggi yang siap menyerang siapa saja tanpa mengenal kasta, golongan,
kedudukan, jabatan, maupun species…
Seorang yang
sudah terjangkit VIRUS ini, akan melakukkan apapun demi insan yang dicintainya.
Terkadang demi sebuah kata cinta,
Seorang
bapak tua rela bekerja keras membanting tulang demi yang dicintainya.
Seorang ibu
sanggup bertaruh dengan nyawa demi seorang yang dicintainya.
Seorang
pemuda rela kehujanan menempuh jarak yang jauh demi “apel” malam minggu kerumah
insan yang dicintainya.
Seekor induk
ayam dengan beraninya melawan musuh yang mengganggu anak-anaknya walaupun musuh
itu 2-3 kali lipat lebih besar dari dirinya.
Demikian
besarkah arti cinta…lalu apakah aku puas dengan semua ini…
Ternyata
belum, semua ini belum bisa menjelaskan padaku tentang apa itu cinta.
Yach…cinta
memang membingungkan…
Aku jadi
teringat kenangan masa lalu sewaktu masa-masa duduk di bangku SD dulu, ketika
itu dengan lugunya seorang teman menyebut kata PACARAN ketika aku didekati
seorang insan…
Juga ketika
aku duduk di bangku SMP, ketika belum mengerti arti sebuah kata CINTA,karena
mungkin belum ada pemahaman tentang hal itu, kembali ada seorang insane yang
lagi-lagi ingin dekat dengan diri ini dengan label kata PACARAN…dan dengan
entengnya insane itu menyebut kata nikah…
Tetapi
sekali lagi karena belum ada pemahaman tentang cinta, aku lebih memilih
menghindar…
LUCU MEMANG…
Tapi entah
kenapa kebodohanku tentang masalah cinta justru aku syukuri sampai sekarang,
yach setidaknya aku tidak mendapat sebutan “MONYET”, karena kata orang
cinta-cintaan masa-masa SD-SMP itu namanya “CINTA MONYET”, entah siapa yang
mengenalkan sebutan itu, apakah manusia atau juga sebangsa “MONYET” aku tidak
mau berkomentar atau bahkan lebih jauh meneliti masalah itu…
Lalu apakah
itu juga bisa disebut cinta?
ENTAHLAH…
Kembali
untuk kesekian kalinya pikiranku mengajak untuk mengingat masa-masa di SMA,
yach…aku ingat betul waktu itu kelas satu SMA, kembali ada seorang nsan yang
sifatnya hampir sama dengan sebelum-sebelumnya…
Insan itu
dengan agresifnya ngajak untuk foto bareng…Ya Allah…apakah emang Makhluk yang bernama
perempuan begitu…? Aku rasa tidak juga..!
Waktu itu
entah kenapa aku memilih menghindar…aku besyukur…!
Kadang aku
berfikir, emang apa cih menariknya diriku…? Pasti dengan tegas aku menjawab
TIDAK ADA…!
Tapi kenapa
fenomena diatas bisa terjadi…?
ENTAHLAH…
Lalu apakah
itu juga bisa disebut dengan cinta…?
Lama aku mencari
arti cinta, tapi tak kunjung kutemukkan. Kalau di dunia para Aktivis dakwah,
aku mengenal cinta itu dengan nama “VIRUS MERAH JAMBU (VMJ)”
…unik
memang..
Tapi
Alhamdulillah Allah masih menghindarkan aku dari VIRUS itu.
Ketika semua
Orang begitu bangga dengan pacarnya, aku justru begitu bersyukkur karena tidak
mengenal itu semua.
Jujur…aku
belum pernah mengenal yang namanya PACARAN…! Bahkan dekat dengan seorang
perempuan dalam sebuah ikatan yang benama PACARAN-pun juga belum pernah sama
sekali…
KASIAN
MEMANG…!
Yach…inilah
jalan hidup yang aku pilih, mungkin sering sekali ada ocehan ataupun celotehan
yang mengatakkan bahwa aku itu KUPER…KURANG GAUL…SOK SUCI…,atau apalah .
Tetapi aku tetap
berpegang teguh pada prinsipku…dan aku bersyukur Allah masih berkenan menjaga
hambanya yang bodoh ini sampai sekarang.
Lalu apa cih
sebenarnya arti cinta…?
Kalau kata
“Imam Ghozali” cih cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di
bumi, cabangnya dilangit, dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota badan…
Kalau kata
“Ibnul Qayyim” cih juga hampir sama bahwa cinta itu ibarat sebuah pohon yang
tumbuh didalam hati, akar-akarnya adalah rasa rendah didapan Dzat yang dicintainya.
Lalu
sudahkah aku temukan arti cinta…?
ENTAHLAH…
Pikiranku
masih terus mengajak mengingat-ingat kejadian sewaktu seminar di AKBID Magetan
dulu, yang aku masih ingat betul waktu itu lagi BOOMINGnya film ayat-ayat cinta,
Kemudian ada
seorang insan yang bertanya pada seorang pembicaraa, yang pertanyaan insan itu
masih terkenang terus sampai sekarang. Insan itu bertanya…
“Ustadzah…apakah
di jaman seperti ini kita masih bisa menemukkan jodoh seperti FAHRI…?”
Apa
kira-kira jawaban pembicara seminar itu, Beliau menjawab…
“Ya kalau
adik pingin dapat sosok seperti FAHRI, adik harus bisa jadi AISYAH atau MARIA
dulu…!”
LUCU MEMANG…
Tapi entah
kenapa pembahasan itu begitu mengena di hatiku,
“Jika ingin
dapat FAHRI maka jadilah AISYAH dulu,
atau sebaliknya…”
Jadi memang
benar Firman Allah yang mengatakan “bahwa lelaki baik untuk wanita yag baik pula
dan sebaliknya…”
Jadi selama
ini aku merasa tidak perlu bersusah payah mencari…, memang ikhtiar harus tetap
ada, tetapi ketika kebanyakan orang bingung mencari sosok yang se-sempurna
mungkin menurut pandangan mereka, aku justru bingung memperbaiki diriku se-sempurna
yang aku mampu…!
Finally…!
Apakah arti
cinta…?
Aku belum
tahu, mungkin orang-orang diluar sana lebih tahu dari pada aku…!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar