Kamis, 22 Maret 2012

Apa sih arti cinta yang sebenarnya...

Bumi Allah, 13 Januari 2011
23:45, ketika dengan jelasnya aku mendengar bait-bait lagu” TAKDIR CINTA”-nya Rossa…

CINTA…
Apa cih sebenarnya arti cinta itu…?
Terkadang dengan mudahnya orang mengatakkan cinta tanpa tahu makna dari cinta itu sendiri. Dijalan…disekolah…dikampus…bahkan di media-media elektronik selalu kita menemui kata cinta, tanpa kita sadari seandainya kita ditanya apa sih itu cinta pasti berbagai macam jawaban ada padanya….!
Lalu bagaimana dengan aku…? Tak taulah…aku sendiri juga masih bingung esensi dari cinta itu seperti apa.
Tetapi…
Kalau boleh berpendapat cih, aku rasa cinta itu sebuah VIRUS…
Yach.. VIRUS tingkat tinggi yang siap menyerang siapa saja tanpa mengenal kasta, golongan, kedudukan, jabatan, maupun species…
Seorang yang sudah terjangkit VIRUS ini, akan melakukkan apapun demi insan yang dicintainya. Terkadang demi sebuah kata cinta,
Seorang bapak tua rela bekerja keras membanting tulang demi yang dicintainya.
Seorang ibu sanggup bertaruh dengan nyawa demi seorang yang dicintainya.
Seorang pemuda rela kehujanan menempuh jarak yang jauh demi “apel” malam minggu kerumah insan yang dicintainya.
Seekor induk ayam dengan beraninya melawan musuh yang mengganggu anak-anaknya walaupun musuh itu 2-3 kali lipat lebih besar dari dirinya.
Demikian besarkah arti cinta…lalu apakah aku puas dengan semua ini…
Ternyata belum, semua ini belum bisa menjelaskan padaku tentang apa itu cinta.
Yach…cinta memang membingungkan…
Aku jadi teringat kenangan masa lalu sewaktu masa-masa duduk di bangku SD dulu, ketika itu dengan lugunya seorang teman menyebut kata PACARAN ketika aku didekati seorang insan…
Juga ketika aku duduk di bangku SMP, ketika belum mengerti arti sebuah kata CINTA,karena mungkin belum ada pemahaman tentang hal itu, kembali ada seorang insane yang lagi-lagi ingin dekat dengan diri ini dengan label kata PACARAN…dan dengan entengnya insane itu menyebut kata nikah…
Tetapi sekali lagi karena belum ada pemahaman tentang cinta, aku lebih memilih menghindar…
LUCU MEMANG…
Tapi entah kenapa kebodohanku tentang masalah cinta justru aku syukuri sampai sekarang, yach setidaknya aku tidak mendapat sebutan “MONYET”, karena kata orang cinta-cintaan masa-masa SD-SMP itu namanya “CINTA MONYET”, entah siapa yang mengenalkan sebutan itu, apakah manusia atau juga sebangsa “MONYET” aku tidak mau berkomentar atau bahkan lebih jauh meneliti masalah itu…
Lalu apakah itu juga bisa disebut cinta?
ENTAHLAH…
Kembali untuk kesekian kalinya pikiranku mengajak untuk mengingat masa-masa di SMA, yach…aku ingat betul waktu itu kelas satu SMA, kembali ada seorang nsan yang sifatnya hampir sama dengan sebelum-sebelumnya…
Insan itu dengan agresifnya ngajak untuk foto bareng…Ya Allah…apakah emang Makhluk yang bernama perempuan begitu…? Aku rasa tidak juga..!
Waktu itu entah kenapa aku memilih menghindar…aku besyukur…!
Kadang aku berfikir, emang apa cih menariknya diriku…? Pasti dengan tegas aku menjawab TIDAK ADA…!
Tapi kenapa fenomena diatas bisa terjadi…?
ENTAHLAH…
Lalu apakah itu juga bisa disebut dengan cinta…?
Lama aku mencari arti cinta, tapi tak kunjung kutemukkan. Kalau di dunia para Aktivis dakwah, aku mengenal cinta itu dengan nama “VIRUS MERAH JAMBU (VMJ)”
…unik memang..
Tapi Alhamdulillah Allah masih menghindarkan aku dari VIRUS itu.
Ketika semua Orang begitu bangga dengan pacarnya, aku justru begitu bersyukkur karena tidak mengenal itu semua.
Jujur…aku belum pernah mengenal yang namanya PACARAN…! Bahkan dekat dengan seorang perempuan dalam sebuah ikatan yang benama PACARAN-pun juga belum pernah sama sekali…
KASIAN MEMANG…!
Yach…inilah jalan hidup yang aku pilih, mungkin sering sekali ada ocehan ataupun celotehan yang mengatakkan bahwa aku itu KUPER…KURANG GAUL…SOK SUCI…,atau apalah .
Tetapi aku tetap berpegang teguh pada prinsipku…dan aku bersyukur Allah masih berkenan menjaga hambanya yang bodoh ini sampai sekarang.
Lalu apa cih sebenarnya arti cinta…?
Kalau kata “Imam Ghozali” cih cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangnya dilangit, dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota badan…
Kalau kata “Ibnul Qayyim” cih juga hampir sama bahwa cinta itu ibarat sebuah pohon yang tumbuh didalam hati, akar-akarnya adalah rasa rendah  didapan Dzat yang dicintainya.
Lalu sudahkah aku temukan arti cinta…?
ENTAHLAH…
Pikiranku masih terus mengajak mengingat-ingat kejadian sewaktu seminar di AKBID Magetan dulu, yang aku masih ingat betul waktu itu lagi BOOMINGnya  film ayat-ayat cinta,
Kemudian ada seorang insan yang bertanya pada seorang pembicaraa, yang pertanyaan insan itu masih terkenang terus sampai sekarang. Insan itu bertanya…
“Ustadzah…apakah di jaman seperti ini kita masih bisa menemukkan jodoh seperti FAHRI…?”
Apa kira-kira jawaban pembicara seminar itu, Beliau menjawab…
“Ya kalau adik pingin dapat sosok seperti FAHRI, adik harus bisa jadi AISYAH atau MARIA dulu…!”
LUCU MEMANG…
Tapi entah kenapa pembahasan itu begitu mengena di hatiku,
“Jika ingin dapat FAHRI maka jadilah  AISYAH dulu, atau sebaliknya…”
Jadi memang benar Firman Allah yang mengatakan “bahwa lelaki baik untuk wanita yag baik pula dan sebaliknya…”
Jadi selama ini aku merasa tidak perlu bersusah payah mencari…, memang ikhtiar harus tetap ada, tetapi ketika kebanyakan orang bingung mencari sosok yang se-sempurna mungkin menurut pandangan mereka, aku justru bingung memperbaiki diriku se-sempurna yang aku mampu…!
Finally…!
Apakah arti cinta…?
Aku belum tahu, mungkin orang-orang diluar sana lebih tahu dari pada aku…!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar