Kamis, 22 Maret 2012

Buktikan...

Bumi Allah,11 Februari 2011

Pagi ini, hari begitu cerah...
langit biru sangat bersih, sorot mentaripun hangat bersahabat...
tak ada sedikitpun awan hitam menodai lagit dan menghalangi pancaran sinar matahari.
sayang....cerah langit dan hangat mentari tak berpihak kepada jiwaku...
bimbang semalam masih saja mengendap tebal di bejana hatiku...
endapannya terus saja menumpuk, tak memberikan ruang untuk jernihnya ilham...
sungguh...itu membuat pagi serasa malam tanpa bulan dan bintang...
Ah, ENTAHLAH...
hanya Allah semata yang sejatinya mengetahui makna atas segala kehendak-Nya...
aku hanya perlu mensyukuri semua misteri ini,
meski aku tak kuasa memaknainya...
ya...aku memang hanya perlu bersyukur, karena pasti selalu ada kebaikan tersendiri di balik rekayasa Allah...

***
semalam aku tak bisa tidur...
setelah percakapan dengan seorang insan yang buat aku sadar, entah kenapa mata ini begitu sulit untuk kupejamkan...
hingga adzan subuh terdengar mata ini masih tidak bisa untuk terpejam...
aku hanya bisa bersyukur...yach seenggaknya aku bisa sholat subuh berjamaah pagi ini...
setelah sholat subuh, baru mata ini perlahan-lahan mulai terpejam...
walaupun aku tahu, waktu seperti itu tidak baik digunakan untuk tidur, tetapi rasa kantuk tiba-tiba menyerang diri ini...
setan memang lebih kuat dari pada aku...Masya Allah...semoga Allah berkenan mengampuni...

***
tiba-tiba ke dua orang tua ku datang kesemarang...
tapi tidak lama kemudian beliau berdua cepat-cepat pamit untuk kembali... tanpa aku bisa mempersilahkan beliau untuk istirahat ataupun sekedar ngobrol atau apa...
aku tidak tau dengan semua ini...
beliau langsung pergi begitu saja...
Entahlah...

***
ketika aku bangun dari tidurku aku jadi sadar itu hanya mimpi..yach...mimpi yang sangat aneh...
aku tidak tahu mimpi itu datangnya dari setan atau dari Allah...
aku hanya bisa berbaik sangka saja...
yach walaupuyn hati ini masih bertanya-tanya apa maksud dari mimpi itu...
tapi seenggaknya aku bersyukur bisa memandang teduh wajah kedua orang tuaku meskipun hanya lewat mimpi...

***
Ya Allah aku takut...
sebegitu banyakkah dosa hamba sehingga ENGKAU mengingatkan lewat mimpi ini...
atau sebegitu jauhkah hamba dari jalan-Mu...
ya Allah ...ampuni hamba...

***
entah apa mimpi itu aku tidak bisa menafsirkan...
hanya saja aku mencoba berbaik sangka dengan semua ini...
aku jadi sadar... aku sudah terlena selama ini...
mimpi yang dulu ingin kuraih seakan hilang tak berbekas...
ibu...maafkan aku...
bapak...maaf...
yah mungkin hanya kata itu yang bisa aku ucap...
aku janji aku akan kembali fokus dengan impianku...
aku janji akan membuat engkau tersenyum bangga kepadaku...
aku janji akan sukses seperti apa yang engkau harapkan...
yach itulah keputusanku...
ibu...bapak...doakan aku...maaf telah membuat kalian kawatir selama ini...
terima kasih telah datang kemimpiku semalam...
aku rindu....
aku masih ingat betul nasehatmu...
"Orang yang hebat bukanlah ia yang dilahirkan begitu saja...tetapi orang yang hebat itu adalah orang yang ditempa dengan rintangan dan cobaan yang mendera..."
Bapak...terima kasih banyak...

***
SEKARANG...
HER...BERTANYALAH PADA DIRIMU SENDIRI...
SIAPA AKU...?
APAKAH AKU TERMASUK ORANG YANG TELAH MENDAPATKAN HAKNYA DIDUNIA...?
APAKAH AKU TERMASUK ORANG YANG KALAH DAN MENYERAH ATAS PERSOALAN YANG ADA...?
JAWAB HER...!
BUKTIKAN...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar