Kamis, 22 Maret 2012

The Power of Love...


Rabu 21 juli 2009
Ku lihat sebuah pemandangan yang bisa menjadikan pembelajaran bagi diri ini. Yaps, hari ini kulihat seorang kakek tua yang masih bersemangat bekerja mengambil sampah dari satu tempat ketempat lain..
Aku jadi bertanya dalam hati, bagaimanakah sang kakek mampu kuat bekerja berjam-jam tanpa mengenal rasa lelah…
Yach, aku pikir menarik gerobak sampah dari satu tempat ke tempat lain bukanlah perkara yang mudah.
Aku juga lihat dengan jelas gerobak sampah yang dipakai sang kakek terdapat tulisan yang menggelitik hatiku…tulisannya adalah “Penantianku” .entah apa makna tulisan ini aku tidak  mau berkomentar. Mungkin beliau sendirirah yang mampu menafsirkannya.
Aku juga kadang merasa heran, bagaimanakah seorang petani…sopir angkot…tukan becak mampu dan tahan bekerja di tengah terik panas dan dingin malam..kekuatan apa yang mendorong mereka mampu kuat secara fisik dan tangguh secara mental..? sedangkan jika aku melihat pada diri ini, lebih sering mengeluh hanya karna persoalan yang tak lebih besar daripada ujung kuku..duh, jadi malu sendiri..
Aku rasa kekuatan itu bernama “Cinta”.
Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian bagi mereka yang mempersembahkan hasil kerja mereka,kepada keluarga nun jauh disana… kepada alam yang mengasuh mereka… kepada masyarakat yang membutuhkan jasa mereka… atau kepada hati tempat cinta itu mengalir.
Duh, jadi ingat betapa aku sering sekali mengeluh hanya karna ada tambahan pelajaran atau apa lah…sekarang jika aku merasakan itu semua, aku jadi terkenang punggung bungkuk nenek yang membawa sampah…
Beliau memiliki sesuatu yang ia cintai,dan kepadanyalah beliau ulurkan kerjanya…
Kepada beliau aku belajar tentang pengabdian atsa dasar cinta.
NB: Cinta kepada Allah adalah sumber kekuatan terbesar…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar