Wahai Tuhan
pemilik seratus Cinta,
Yang hanya
dengan menurunkan satu Cinta saja
dunia
demikian berwarna...
Ampuni jiwa
hamba yang tak mampu menahan diri...
hingga
pandangan mata hamba tidak lagi terjaga sempurna
hingga hati
hamba tidak lagi pada sucinya
hingga pikir
hamba selalu mengajak untuk berpikir akannya
yang bukan
Pada-Mu
yang bukan
Rasul-Mu
Ampuni hamba
ya Rahman...
yang tidak
bisa menjaga Cinta hamba hanya untuk Engkau,
yang tidak
bisa teguh menjaga angan hamba hanya Pada-Mu,
namun hamba
hanya seorang hamba biasa...
yang harus
mengakui pesonanya,
pesona
seorang hamba yang senantiasa ingin dekat Dengan-Mu
maka
salahkah hamba dengan Cinta hamba...?
salahkah
jika Cinta hamba hanya untuk dia...?
Ampuni hamba
Ya Ghoffar...
Ampuni
hamba...
Hamba masih
begitu ingat dengan peringatan Rosul_Mu
"Sungguh
kepala salah seorang diantara kamu
ditusuk
dengan jarum dari besi,
daripada
menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya..."
dan bukankah
Engkau Maha Tahu...
bahwa hamba
tidak pernah menyalahgunakkan Cinta hamba...?
dan bukankah
Engkau Maha Mengerti...
bahwa hamba
hanya akan tunduk pada cinta hamba saat semuanya halal...?
Andaipun itu
hari iri...
andaipun itu
hari ini...
andaipun itu
hari ini...
sungguh
Engkau menyaksikkan ketetapan hamba ini.
Diambil dari: Novel "Meniti
Jalan ke Surga" Ali Imron El-Shirazy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar